Wine Termahal Berharga Rp14M yang Dibawa dari Luar Angkasa

Wine Termahal Berharga Rp14M yang Dibawa dari Luar Angkasa

Wine Termahal Berharga Rp14M yang Dibawa dari Luar Angkasa – Anggur (wine) adalah minuman beralkohol yang terbuat dari fermentasi anggur atau buah-buahan lain. Karena adanya keseimbangan kimia alami, anggur dapat berfermentasi tanpa tambahan gula, asam, enzim, air atau nutrisi lainnya.

Dalam proses fermentasi, ragi akan mengkonsumsi kandungan gula dari anggur dan mengubahnya menjadi etanol serta karbon dioksida. Variasi yang berbeda dari jenis anggur dan ragi akan menghasilkan jenis wine yang berbeda. Perusahaan penyedia minuman beralkohol asal Prancis Christie.

Dan Perusahaan Tersebut menjual anggur yang telah menghabiskan lebih dari satu tahun di Club388 Indonesia luar angkasa senilai 1 juta dolar (Rp14,4 miliar). Anggur yang dinamai Pétrus 2000 merupakan satu dari 12 botol yang dikirim ke luar angkasa pada 2019. Saat itu, tim peneliti hendak mengeksplorasi potensi pertanian di luar angkasa. Minuman anggur itu kembali setelah 14 bulan berada di orbit Stasiun Luar Angkasa.

1. Harga anggur melonjak drastis dari Rp Rp144 juta
Wine Termahal! Dibawa dari Luar Angkasa, Harganya Jadi Rp14,4 Miliar

Direktur Internasional Departemen anggur dan minuman beralkohol Christie Tim Tiptree menceritakan, anggur ruang angkasa itu dimatangkan dalam lingkungan unik, yang mendekati gravitasi nol di atas stasiun luar angkasa.

Pengalaman itu meningkatkan harga anggur sangat drastik, dari yang semula seharga10 ribu dolar AS per botol (Rp144 juta). Anggur tersebut digandrungi karena kerumitannya, rasa ceri hitam, kotak cerutu, dan kematangannya.

“Itu anggur yang memiliki kemampuan untuk menua dengan luar biasa, itulah mengapa dipilih untuk eksperimen ini. Sangat menggemberikan bahwa rasaya enak saat kembali ke bumi,” kata Tiptree, dilansir dari Channel News Asia.

2. Anggur dari luar angkasa lebih aromatik
Wine Termahal! Dibawa dari Luar Angkasa, Harganya Jadi Rp14,4 Miliar

Startup luar angkasa swasta Space Cargo Unlimited mengirim anggur ke orbit pada November 2019 untuk membuat tanaman di bumi lebih tahan terhadap perubahan iklim dan penyakit, dengan memaparkannya pada tekanan baru. Peneliti juga ingin lebih memahami proses penuaan, fermentasi, dan gelembung dalam wine.

Ketika uji rasa pada Maret di Institut Penelitian Anggur dan Anggur di Bordeaux, Prancis, selusin penikmat anggur membandingkan satu anggur yang bepergian ke luar angkasa dengan sebotol anggur yang disimpan di ruang bawah tanah. Mereka mencatat perbedaan yang sulit dijelaskan.

Jane Anson, seorang penulis dengan publikasi anggur Decanter, mengatakan anggur yang tersisa di Bumi terasa sedikit lebih muda. Adapun versi luar angkasa sedikit lebih lembut dan lebih aromatik.

3. Hasil penjualan akan digunakan untuk mendanai penelitian luar angkasa lainnya
Wine Termahal! Dibawa dari Luar Angkasa, Harganya Jadi Rp14,4 Miliar

Dalam paket pejualan, Christie menawarkan sebotol Petrus, botol anggur, gelas, dan pembuka botol yang terbuat dari meteroit. Semuanya dikemas dalam kayu buatan tangan dengan dekorasi yang terinspirasi oleh pelopor fiksi ilmiah Jules Verne dan Star Trek Universe.

Hasil penjualan akan digunakan untuk mendanai penelitian Space Cargo Unlimited. Beberapa botol lain yang dibawa ke luar angkasa masih dalam kondisi tersegal, tetapi Christie tidak berencana untuk menjualnya.

Menurut Tiptree, 1 juta dollar AS adalah harga yang akan menarik perhatian para penikmat anggur, penggemar ruang angkasa, dan orang kaya yang ingin merasakan sensasi berbeda.

“Saya berharap mereka akan memutuskan untuk meminumnya, tapi mungkin tidak segera. “Anggur ini mungkin akan bertahan setidaknya dua atau tiga dekade lagi,” tutup Tiptree.