Inilah Deretan Bir Termahal dengan Kwalitas Premium di Dunia

Inilah Deretan Bir Termahal dengan Kwalitas Premium di Dunia

Inilah Deretan Bir Termahal dengan Kwalitas Premium di Dunia – Bir adalah segala minuman beralkohol yang diproduksi melalui proses fermentasi  bahan berpati tanpa melalui proses penyulingan setelah fermentasi. Bir merupakan minuman beralkohol yang paling banyak dikonsumsi di dunia dan kemungkinan yang tertua. Selain itu, bir juga adalah minuman terpopuler ketiga di dunia, setelah air dan teh.

Proses pembuatan bir disebut brewing. Karena bahan yang digunakan untuk membuat bir berbeda antara satu tempat dan lainnya, maka karakteristik bir (seperti rasa dan warna) juga sangat berbeda baik jenis maupun klasifikasinya. Kadar alkohol bir biasanya berkisar antara 4 dan 6% abv  (alcohol by volume; alkohol berdasarkan volume), meski ada pula yang serendah kurang dari 1% abv maupun yang mencapai 20% abv.

Tentu saja, prinsip dasar tangan tuhan terjadi dibalik proses pembuatan bir-bir berkualitas premium. Adam Smith bilang bukan karena apk idn poker kedermawanan seorang penjual bir- memberi kamu bir edisi special, melainkan karena mereka mementingkan dirinya sendiri. Tapi setidaknya, 6 bir eksklusif yang kami bagikan ini bisa jadi bukti bahwa bir pun bisa dinikmati dengan budget minum champagne.

Samuel Adams Utopias

1

Country of origin: United States
Style: American Strong Ale
ABV: 28%
Price: $150 for 750 ml ($ .20 per ml)

Sejak tahun 2002, Samuel Adams, brewer asal Boston tersebut memproduksi edisi bir Utopia setiap dua tahun sekali. Bir-bir yang di non-karbonasikan ini menyerupai sherry atau cognac. Begitu miripnya hingga sangat disarankan untuk menyimpan bir Utopia pada suhu ruangan. Setiap batch di simpan dalam tong brandybourbon dan scotch selama 18 tahun dan hanya di produksi kurang dari 15,000 botol. Bonus lainnya, setiap series bir Utopia diberi nomor dan dikemas dalam botol anggur. Inilah bir yang didambakan para groupies.

BrewDog’s Sink the Bismarck

2

Country of origin: Scotland
Style: Quadruple IPA
ABV: 41%
Price: $80 for 375 ml ($ .21 per ml)

Ketika IPA (Indian Pale Ale) kurang memuaskan mereka, BrewDog brewery asal Skotlandia memutuskan untuk menaikan standarnya empat kali lipat. Mereka melipat-empatkan kuantitas hops, penyulingan dan rasa pahit murni dari bir konvensional hingga mencapai hasil akhir 41% ABV. Kemudian BrewDog merilisnya pada tahun 2010. Jika moto kamu adalah “drink, pee, repeat”, maka ini bukanlah bir premium yang disarankan untuk dinikmati.

Schorschbräu’s Schorschbock 57

3

Country of origin: Germany
Style: Eisbock
ABV: 57.50%
Price: $275 / 330 ml ($ .83 per ml)

Pertama, jangan berusaha terlalu keras untuk mengeja nama bir ini. Yang jelas Schorschbräu’s Schorschbock 57 dijuluki sebagai “the strongest beer in the world”. Kedua, beercules ini merupakan jenis bock beer– lager yang dibuat secara tradisional pada musim gugur dan disimpan hingga musim dingin untuk dikonsumsi selama musim semi. Ketiga, beer taster menjelaskan cita rasa bir yang hanya diproduksi 36 botol itu mulai dari kata smokynuttypedasgila, hingga overpowering, sangat kuat, breathtaking sampai mencengangkan. Sudahlah, bir ini benar-benar menakjubkan.

Carlsberg’s Jacobsen Vintage No.1

4

Country of origin: Denmark
Style: Barley wine
ABV: 10.5%
Price: $400 / 375 ml ($1.06 per ml)

Diproduksi pada tahun 2008 sejumlah 600 botol, Jacobsen Vintage No.1 adalah vintage trilogy pertama dari bir edisi terbatas yang diciptakan rumah bir Carlsbergs’s Jacobsen. 10,5 % ABV berpadu dengan barley dan wine kemudian disimpan sebaik mungkin selama enam bulan dalam sebuah barel yang terbuat dari pohon ek. Sehingga Vintage No. 1 memiliki perpaduan rasa vanilla, pedas, caramel dan port wine. Setiap series disempurnakan oleh para seniman terkenal yang membuatkan artwork pada setiap botolnya.

BrewDog’s The End of History

5

Country of origin: Scotland
Style: Blond Belgian Ale
ABV: 55%
Price: $765 / 330 ml ($2.31 per ml)

Membuat bir yang paling kuat dan nyentrik adalah jagonya orang Skotlandia. Blond Belgian Ale dengan 55% ABV ini di-infused daun jelantang; tumbuhan yang daunnya dapat menyebabkan gatal jika tersentuh kulit- dan juniper berry. Jadi seharusnya terasa seperti buah-buahan dan pasti ringan? Jangan berharap begitu. Sebab bir ini dideskripsikan dengan varian rasa jamur, kecap asin, daging, kulit, dan tembakau. Klimaksnya, Blond Belgian Ale dikemas dalam botol yang dibungkus kulit tupai. Kemasan itu dibuat oleh seorang taxidermist-ahli mengisi kulit binatang, khusus untuk bir limited edition ini. Don’t worry, animal lovers; Perusahaan mengklaim bahwa semua binatang yang digunakan dalam proses produksi bir adalah binatang yang tidak sengaja tewas mengenaskan di jalan.

Nail Brewing’s Antarctic Nail Ale

6

Country of origin: Australia
Style: Pale Ale
ABV: 10%
Price: $1,850 / 500 ml (highest winning bid at auction) ($3.70 per ml)

Nail Brewing membawa jargon “cracking open a cold one” ke dalam bentuk yang benar-benar baru. Menurut kronologinya, anggota konservasi sosial gembala laut (Sea Shepherd Conversation Society) telah mengambil es meleleh langsung dari gunung es Antartika menuju Perth, Australia, untuk digunakan dalam produksi limited edition Nail Brewing. Tidak sia-sia. Sekitar 30 botol bir siap dinamakan Antartic Nail Ale untuk dilelang. 100% keuntungan dari pelelangan bir yang bukan main menyegarkan ini akan masuk kantong para gembala laut demi melindungi kehidupan di dunia marinir. Sungguh noble.

Bir merupakan salah satu minuman tertua yang dibuat manusia, yaitu sejak sekitar tahun 5000 SM yang tercatat di sejarah tertulis Mesir Kuno dan  Mesopotamia. Karakter bir telah berubah secara drastis sepanjang ribuan tahun.

Industri pembuatan bir merupakan industri global yang sangat besar dan sekarang ini kebanyakan dikuasai oleh konglomerat yang dibentuk dari gabungan pengusaha-pengusaha yang lebih kecil. Walaupun secara umum bir merupakan minuman beralkohol, ada beberapa variasi dari dunia Barat yang dalam pengolahannya membuang hampir seluruh kadar alkoholnya, menjadikan apa yang disebut dengan bir tanpa alkohol.