Inilah Berbagai Jenis Minuman Beralkohol & Kadar Alkoholnya

Inilah Berbagai Jenis Minuman Beralkohol & Kadar Alkoholnya

Inilah Berbagai Jenis Minuman Beralkohol & Kadar Alkoholnya – Minuman beralkohol atau kadang disingkat minol adalah minuman yang mengandung etanol. Etanol adalah bahan psikoaktif dan konsumsinya menyebabkan penurunan kesadaran.

Di berbagai negara, penjualan minuman beralkohol dibatasi ke sejumlah kalangan saja, umumnya orang-orang yang telah melewati batas usia tertentu. Bila dikonsumsi berlebihan, minuman beralkohol dapat menimbulkan efek samping ganggguan mental organik (GMO), yaitu gangguan dalam fungsi berpikir, merasakan, dan berprilaku.

Timbulnya GMO itu disebabkan reaksi langsung alkohol pada sel-sel saraf  pusat. Karena sifat adiktif alkohol itu, orang yang meminumnya lama-kelamaan tanpa sadar akan menambah IDN Poker77 Apk takaran/dosis sampai pada dosis keracunan atau mabuk.

Jenis-jenis minuman alkohol

Ada banyak jenis minuman alkohol yang dijual di pasaran, beberapa di antaranya adalah:

Jenis minuman beralkohol wine, rata-rata mengadung 14% alkohol

Wine jenis red wine alias anggur merah

1. Wine

Minuman beralkohol seperti wine biasanya disajikan bersama dengan makanan. Umumnya, wine memiliki kandungan alkohol sekitar 14%. Wine jenis champagne rata-rata mengandung 12% alkohol, namun jenis wine lain seperti sherry, port, atau medeira mengandung sekitar 20% alkohol.Jika diminum dalam jumlah yang tidak berlebihan, wine memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan, seperti menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko Alzheimer.

2. Bir

Bir adalah salah satu minuman beralkohol paling populer yang beredar di pasaran. Kadar alkohol dalam minuman ini tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan jenis minuman beralkohol lainnya, yaitu sekitar 4%-6%. Beberapa merek bir juga ada yang mengeluarkan jenis light beer yang memiliki kandungan alkohol lebih rendah lagi, yaitu 2%.

3. Sake

Sake merupakan minuman beralkohol asal jepang yang juga cukup populer di Indonesia. Terbuat dari fermentasi beras, minuman ini mengandung sekitar 16% alkohol.

Gin minuman beralkohol dengan kadar alkhol 35-55%

Gin dan Tonic cocktail, minuman beralkohol dengan kadar di atas 35%

4. Gin

Terbuat dari campuran buah berry dan kulit jeruk dan memiliki kadar alkohol 35-55%, gin biasanya dijadikan bahan utama pada campuran martini.

5. Tequilla

Berasal dari penyulingan bagian tengah tanaman agave biru, tequilla secara alami terasa manis karena mengandung gula yang tinggi. Rata-rata tequilla mengandung 40% alkohol.

6. Brandy

Anggur yang telah melalui proses fermentasi dan distilasi ini biasanya memiliki 40% alkohol. Salah satu jenis brandy yang terkenal adalah Cognac.

7. Wiski

Dibuat dengan menyuling adonan yang terbuat dari biji-bijian yang telah difermentasi sebelumnya pada suhu tinggi, wiski kemudian disimpan selama mungkin dalam tong kayu ek. Kadar ethanol dalam minuman alkohol ini biasanya mencapai 40-50%.

Vodka mengandung kadar alkohol di atas 40%

Vodka memiliki kandungan alkohol yang tinggi

8. Vodka

Minuman alkohol ini juga dibuat dengan menyuling adonan yang difermentasi, tapi bahan utamanya adalah kentang, kadang juga dicampur buah dan susu. Rata-rata vodka mengandung 40% alkohol.

9. Rum

Minuman jenis rum ini dibuat dengan distilasi tebu murni, sari tebu, atau tetes tebu dan biasanya disimpan dalam tong kayu serta memiliki kadar alkohol sekitar 40-75,5%.

10. Absinth

Ini adalah hasil penyulingan dari fermentasi jamu serta dedaunan, dan biasanya mengandung 90% alkohol.

Berapa kadar alkohol yang aman diminum?

Idealnya, Anda tidak boleh minum alkohol demi alasan kesehatan. Namun, jika tetap ingin mengonsumsi minuman alkohol ini, sebaiknya tidak berlebihan dan mengetahui kadar amannya sesuai jenis jenisnya, misalnya:

  • Bir yang mengandung 5% alkohol, maksimal 355 ml
  • Anggur yang mengandung 12% alkohol, sekitar 148 ml
  • Minuman keras alias miras (gin, rum, whiskey, tequila, atau vodka), maksimal 45 ml

Secara garis besar, jumlah aman konsumsi alkohol akan sangat bervariasi, tergantung kondisi individu. Beberapa hal yang memengaruhinya antara lain usia, faktor genetik, dan masalah kesehatan pribadi.Wanita dianjurkan untuk mengonsumsi minuman alkohol dengan jumlah yang lebih sedikit dari rekomendasi di atas, karena rata-rata lebih rentan mabuk dibanding pria. Namun, wanita yang tengah hamil dan menyusui tidak boleh meneguk minuman alkohol sama sekali karena dikhawatirkan membahayakan diri sendiri serta janin di dalam kandungan.

Mereka yang terkena GMO biasanya mengalami perubahan perilaku, seperti misalnya ingin berkelahi atau melakukan tindakan kekerasan lainnya, tidak mampu menilai realitas, terganggu fungsi sosialnya, dan terganggu pekerjaannya. Perubahan fisiologis juga terjadi, seperti cara berjalan yang tidak mantap, muka merah, atau mata juling. Perubahan psikologis yang dialami oleh konsumen misalnya mudah tersinggung, bicara mengawur, atau kehilangan konsentrasi.