Deretan Pantangan yang Menyertai Jika Mengkonsumsi Cuka Apel

Deretan Pantangan yang Menyertai Jika Mengkonsumsi Cuka Apel

Deretan Pantangan yang Menyertai Jika Mengkonsumsi Cuka Apel – Cuka sari apel, atau cuka sari, adalah cuka yang terbuat dari jus apel yang difermentasi, dan digunakan dalam saus salad, bumbu perendam, vinaigrette, pengawet makanan, dan chutney. Itu dibuat dengan menghancurkan apel, lalu memeras jusnya.

Mulai dari menurunkan berat badan, melawan diabetes, hingga menyembuhkan batu ginjal. Itulah beberapa khasiat yang terbukti dimiliki oleh cuka apel. Maka tak heran jika ia telah digunakan sebagai bahan pengobatan sejak ribuan tahun yang lalu.

Berkebalikan dengan manfaatnya yang segudang, cuka apel juga memiliki efek samping yang tidak diinginkan. Kamu akan mengalami hal itu jika salah dalam mengonsumsinya. Cuka apel ternyata memiliki cara penggunaan yang tersendiri dan tidak bisa dikonsumsi sembarangan.

1. Jangan meminumnya secara langsung
Jangan Lakukan 7 Hal Ini kalau Kamu Minum Cuka Apel, Bahaya!

Pantangan pertama yang paling penting adalah jangan pernah meminum cuka apel secara langsung tanpa melarutkannya. Kenapa? Cuka apel memiliki sifat asam yang sangat kuat.

Jika kamu meminumnya secara langsung, cairan tersebut akan merusak enamel gigi dan dinding organ pencernaan, terutama lambung. Maka dari itu, campurkan satu sendok makan cuka apel dengan segelas air untuk mengonsumsinya.

2. Jangan menghirup aromanya dengan hidung
Jangan Lakukan 7 Hal Ini kalau Kamu Minum Cuka Apel, Bahaya!

Alasan pertama, cuka apel memiliki aroma yang menyengat dan tidak sedap. Banyak yang mendeskripsikan bahwa bau tersebut mirip dengan sampah buah-buahan yang telah didiamkan selama beberapa hari. Ew! 

Alasan kedua kenapa kamu tidak boleh menghirupnya adalah sifat asam yang dimilikinya berpotensi merusak paru-paru. Dilansir dari The Healthy, kamu akan merasa terbakar di area hidung, dada, dan mata jika melakukannya.

3. Jangan meminumnya sesaat setelah makan
Jangan Lakukan 7 Hal Ini kalau Kamu Minum Cuka Apel, Bahaya!

Banyak yang mengira bahwa minum cuka apel setelah makan akan memicu penurunan berat badan. Namun ternyata anggapan tersebut keliru. Justru, mengonsumsi cuka apel setelah makan adalah keputusan yang buruk.

Dilansir dari India Times, cara tersebut hanya akan menghambat proses pencernaan. Sebaiknya kamu mengonsumsi cuka apel sesaat sebelum makan agar khasiatnya semakin terasa. Namun jika kamu takut asam lambung meningkat, sebaiknya beri jeda minimal 20 menit setelah makan.

4. Jangan meminumnya terlalu banyak
Jangan Lakukan 7 Hal Ini kalau Kamu Minum Cuka Apel, Bahaya!

Tahukah kamu berapa dosis yang disarankan saat mengonsumsi cuka apel? Dilansir dari Healthline, pada umumnya dosis cuka apel dibatasi hanya satu hingga dua sendok makan dua kali dalam sehari.

Jangan sampai meminumnya secara berlebihan, ya! Alih-alih khasiat bertambah, melakukannya hanya akan menimbulkan berbagai efek samping. Misalnya maag, pengeroposan tulang dan gigi, rasa terbakar pada tenggorokan, hingga pencernaan terhambat.

5. Jangan meminumnya sebelum tidur
Jangan Lakukan 7 Hal Ini kalau Kamu Minum Cuka Apel, Bahaya!

Anjuran penggunaan berikutnya adalah jangan mengonsumsi cuka apel tepat sebelum tidur. Kenapa? Terdapat sejumlah efek samping yang akan kamu dapatkan jika melakukannya.

Dilansir dari Healthline, hal itu akan menimbulkan mual, gangguan pencernaan, dan merusak enamel gigi. Maka dari itu, sebaiknya, berikan jeda 30 menit hingga satu jam jika kamu ingin mengonsumsi cuka apel sebelum tidur.

6. Jangan meneguknya secara langsung dari gelas
Jangan Lakukan 7 Hal Ini kalau Kamu Minum Cuka Apel, Bahaya!

Walaupun sudah dilarutkan dengan air, cuka apel masih memiliki sifat asam yang kuat. Karenanya, kita tidak boleh meneguk larutan tersebut secara langsung.

Cara tersebut hanya menyebabkan kontak langsung antara cuka apel dengan gigi. Alhasil, gigi pun lambat laun menjadi terkikis. Menurut laman Consumer Safety, sebaiknya kita menggunakan sedotan ketika meminum larutan cuka apel.

7. Jangan mengaplikasikannya langsung ke kulit
Jangan Lakukan 7 Hal Ini kalau Kamu Minum Cuka Apel, Bahaya!

Selain digunakan untuk kesehatan tubuh, cuka apel juga dipercaya bisa menjadi toner untuk wajah. Namun jangan coba-coba untuk mengaplikasikannya secara langsung ke atas kulit, ya. Kulitmu akan terbakar karenanya. Sebagai ganti, larutkan cairan tersebut ke dalam air seperti saat meminumnya.

“Baik kamu menggunakan cuka apel sebagai toner, menghilangkan noda kulit, atau menyembuhkan infeksi, krusial untuk melarutkannya dan meminimalisasi kontak dengan kulitmu,” kata Caleb Backepersonal trainer kepada The Healthy.

Meskipun penggunaan oral cuka sari apel dalam jumlah kecil dianggap amankonsumsi cuka sari apel dalam bentuk tablet menimbulkan risiko cedera pada jaringan lunak mulut, tenggorokan, perut, dan ginjal . Iritasi dan kemerahan sering terjadi ketika mata bersentuhan dengan cuka, dan  cedera kornea dapat terjadi. 

Menggunakan cuka sebagai obat topikal , larutan pembersih telinga, atau pencuci mata berbahaya. Karena keasamannya, paparan gigi dari mengonsumsi cuka sari apel murni dapat merusak email gigi . Meskipun cuka sari apel dalam jumlah kecil dapat digunakan sebagai penyedap makanan, mungkin tidak aman untuk digunakan oleh wanita hamil dan menyusui serta oleh anak-anak.