Tips Menghilangkan Napas yang Berbau Alkohol

Tips Menghilangkan Napas yang Berbau Alkohol

Tips Menghilangkan Napas yang Berbau Alkohol – Pernapasan (atau ventilasi) adalah proses menggerakkan udara masuk dan keluar dari paru-paru untuk memfasilitasi pertukaran gas dengan lingkungan internal tubuh, terutama dengan memasukkan oksigen dan membuang karbon dioksida. Napas berbau alkohol bisa mengganggu dan memalukan. Jika Anda tidak ingin pergi ke sebuah acara dengan napas berbau minuman beralkohol,

Semua makhluk aerobik membutuhkan oksigen untuk respirasi seluler, yang menggunakan oksigen untuk memecah makanan untuk mendapatkan energi dan menghasilkan karbon dioksida sebagai produk buangan. ada cara-cara untuk mengurangi bau alkohol dalam napas.

Dengan makan dan minum bahan-bahan tertentu, membersihkan diri, dan berusaha mencegah napas berbau minuman beralkohol, Dikutip dari poker idn android napas Anda tidak berbau alkohol lagi.

1. Makanlah saat sedang minum minuman alkohol

Makanan menyerap sebagian alkohol yang Anda minum sembari merangsang produksi air liur. Hal ini bisa mencegah dehidrasi, yang bisa meningkatkan munculnya napas berbau alkohol.
  • Bar sering kali menyediakan makanan kecil seperti kacang, berondong, dan makanan kecil lainnya untuk memastikan pengunjung tidak mabuk karena terlalu banyak minum. Cobalah untuk makan makanan kecil pelengkap ini sekali-sekali saat Anda berada di bar.

Jika Anda minum di rumah teman, tawarkan untuk membawa makanan kecil untuk pesta. Bawalah beberapa kantung kripik kentang atau berondong yang dimasak di microwave. Hal ini bisa bermanfaat untuk Anda dengan mengurangi napas berbau alkohol dan juga membuat Anda tampak murah hati di mata tuan rumah.

2. Cobalah bawang bombai dan bawang putih

Gambar berjudul Cure Alcohol Breath Step 2

Makanan yang sangat beraroma bisa membantu mengatasi napas berbau alkohol. Bawang bombai merah dan bawang putih bisa bertahan di dalam napas untuk waktu yang lama, sehingga bisa mengurangi bau alkohol.
  • Anda bisa memesan makanan di bar yang mengandung bawang bombai atau bawang putih. Makanan yang mengandung bawang putih, seperti garlic fries (kentang panggang bertabur bawang putih) atau garlic bread (roti panggang bertabur bawang putih) sering kali menjadi makanan kecil populer di bar.
  • Tambahkan bawang bombai merah ke dalam roti isi, burger, atau salad setelah minum.

Sebagian orang (yang mencari penanganan cepat) makan bawang bombai atau bawang putih mentah. Meskipun cara ini cukup efektif, perhatikan bahwa aroma bawang putih cukup kuat. Tidak hanya keluar dari mulut, namun juga pori-pori. Jika Anda mencoba menghilangkan napas berbau alkohol karena harus berada di suatu tempat, ini mungkin bukan pilihan terbaik Anda. Bau bawang putih, meskipun bisa diterima di masyarakat, bisa sama mengganggunya seperti napas berbau alkohol.

3. Kunyahlah permen karet

Gambar berjudul Cure Alcohol Breath Step 3

Permen karet bisa membantu menghilangkan napas berbau alkohol. Tak hanya baunya yang kuat bisa menutupi bau minuman keras, namun permen karet bisa menghasilkan air liur.
  • Cobalah permen karet dengan rasa asam. Permen karet ini akan menyebabkan air liur berlebih, yang bisa menghilangkan napas berbau alkohol lebih cepat. Meskipun pada awalnya rasanya sulit diterima, ingatlah bahwa semakin sering dikunyah, rasa tersebut akan semakin hilang.
  • Permen karet mentol juga menjadi pilihan baik. Rasa mentol yang kuat bisa menutupi napas berbau alkohol dengan cepat dan sering kali digunakan sebagai penyegar napas.
4. Minumlah kopi dan air

Gambar berjudul Cure Alcohol Breath Step 4

Minum kopi dan air bisa membantu mengurangi napas berbau alkohol. Air mengisi kembali cairan tubuh akibat kurang minum dan meningkatkan produksi air liur, yang bisa mengurangi napas berbau alkohol. Kopi memiliki bau yang kuat, yang bisa menutupi bau minuman beralkohol yang tidak sedap. Namun, kopi paling baik diminum di pagi hari setelah minum minuman beralkohol. Mencampur stimulan dan depresan bisa menyebabkan peningkatan energi yang tajam, sehingga Anda tidak terlalu mabuk. Hal ini secara tidak sengaja bisa memicu Anda minum lebih banyak dari yang bisa dikontrol.