Tips Membantu Pecandu Alkohol Agar Berhenti Minum Alkohol

Tips Membantu Pecandu Alkohol Agar Berhenti Minum Alkohol

Tips Membantu Pecandu Alkohol Agar Berhenti Minum AlkoholKecanduan alkohol adalah kondisi ketika seseorang mengalami ketergantungan akan alkohol dan sulit untuk mengendalikan konsumsinya. Melihat hidup seorang teman atau anggota keluarga yang hancur karena kecanduan alkohol adalah hal yang sangat menyedihkan dan mengecewakan. 

Ada beberapa istilah lain yang digunakan untuk kondisi ini, yaitu alkoholisme dan gangguan penggunaan alkohol (alcohol use disorder). Saat seseorang menjadi pecandu alkohol, ia perlu mengikuti program rehabilitasi untuk mendapatkan bantuan mengatasi kecanduannya.

Jika ingin membantu, Anda perlu mengenali terlebih dahulu apakah orang tersebut benar-benar seorang pecandu alkohol. Dilansir dari Daftar IDN Poker Lalu bantulah ia mendapatkan penanganan yang tepat.

1. Carilah tanda-tanda kecanduan alkohol

Gambar berjudul Help an Alcoholic Stop Drinking Step 1

Seseorang yang memiliki “masalah alkohol” mungkin belum melewati batas kecanduan alkohol sepenuhnya. Masalah alkohol dapat ditangani dan diatasi oleh orang itu sendiri, namun kecanduan alkohol adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Hal ini membutuhkan intervensi dari luar untuk mengontrolnya. Pecandu alkohol biasanya menunjukkan tanda-tanda ini:
  • Bermasalah di tempat kerja dan sekolah, seperti datang terlambat atau tidak masuk sama sekali karena tidak enak badan akibat mabuk.
  • Sering hilang kesadaran setelah mabuk berat.
  • Bermasalah secara hukum karena minum minuman keras, seperti penangkapan karena mabuk di depan umum atau mengemudi dalam keadaan mabuk.
  • Ketidakmampuan untuk menyisakan setengah gelas alkohol atau berada di dekat alkohol tanpa meminumnya.
2. Praktikkan apa yang Anda katakan

Gambar berjudul Help an Alcoholic Stop Drinking Step 2

Ketika memutuskan untuk berbicara dengan orang tersebut tentang kebiasaan minumnya, praktikkan apa yang Anda katakan. Sampaikan dengan singkat, tidak menghakimi, dan terperinci. Hal ini akan membuat orang tersebut tidak membatasi diri jika Anda berbicara terlalu panjang dan menjauhkannya dari perasaan seolah-olah Anda menyudutkannya secara emosional.
  • Coba ingat beberapa kalimat kunci yang penting untuk Anda. Misalnya, Anda bisa berkata, “Aku peduli padamu, dan aku khawatir kesehatanmu rusak jika kamu minum minuman keras setiap minggu. Aku akan mendukungmu mendapatkan bantuan yang kamu perlu.”
  • Berbicara dengan orang tersebut bersama teman-teman yang lain juga mungkin akan membantu. Namun, berhati-hatilah agar ia tidak merasa diserang.
3. Bicaralah pada orang tersebut

Gambar berjudul Help an Alcoholic Stop Drinking Step 3

Jika Anda memperhatikan beberapa tanda kecanduan alkohol, bicaralah dengan orang tersebut dan beritahukan kalau Anda khawatir. Jelaskan bahwa perilakunya mempengaruhi orang lain dan sekarang waktunya untuk berhenti minum demi kebaikannya dan kebaikan keluarga. Beri tahukan tentang masalahnya bahwa kebiasaan minumnya adalah penyebabnya.
  • Pilihlah waktu untuk berbicara ketika orang itu sedang tidak minum minuman beralkohol. Berbicara di pagi hari biasanya merupakan waktu yang terbaik. Berbicara saat orang tersebut merasa tidak enak badan karena mabuk boleh-boleh saja. Tunjukkan fakta bahwa orang tersebut merusak tubuhnya sehingga selalu sakit setiap hari.
  • Bersiaplah jika ia menyangkal. Pecandu alkohol biasanya tidak mengakui bahwa asupan alkoholnya menimbulkan masalah. Ia biasanya tidak menganggap hal ini serius hingga merasa siap. Meskipun Anda harus berusaha menyampaikan hal dan fakta yang sebenarnya, bersiaplah karena kemungkinan besar ia akan menolaknya.
4. Jangan berdebat atau menghakimi

Gambar berjudul Help an Alcoholic Stop Drinking Step 4

Ketika Anda berbicara pada orang tersebut tentang kebiasaan minumnya, jangan mulai dengan menyalahkan atau menghakiminya. Jangan terus-menerus membicarakan kebiasaan minumnya, karena hal ini bisa membuat masalah bertambah parah. Berdebat akan membuat orang tersebut lebih sulit untuk terbuka pada Anda tentang alasannya untuk minum.
  • Ketahuilah bahwa hal ini mungkin akan memicu ia menyerang dan mengkritik Anda secara personal. Bagian dari perlawanan seorang pecandu alkohol mengakui efek negatif perilakunya adalah dengan menjadikan orang lain sebagai alasan ia minum-minum. Akibatnya, ia akan menyatakan bahwa masalah yang harus diatasi adalah pekerjaan atau pasangannya, bukan dirinya sendiri.
  • Cobalah mendengarkan dengan tulus dan berpikiran logis. Tentu saja, hal ini sulit dilakukan. Namun, ia akan lebih sulit marah kepada orang yang mau menerima, tulus, dan memperlakukannya dengan baik.
5. Cobalah untuk memahami orang tersebut

Gambar berjudul Help an Alcoholic Stop Drinking Step 5

Ketika Anda membicarakan kebiasaan minumnya, pastikan untuk bertanya apakah ada masalah atau hal-hal yang membuatnya stres, sehingga mendorongnya untuk minum. Anda juga harus mencari tahu apakah orang tersebut memiliki sistem pendukung yang baik atau tidak. Jika tidak, Anda perlu memberi saran padanya untuk mendapatkan bantuan kelompok.
  • Orang tersebut mungkin tidak ingin membahas masalah yang mendorongnya untuk minum atau mungkin menyangkal jika ada masalah.
  • Pahamilah bahwa konsumsi alkohol bisa benar-benar mengubah seseorang bahkan sering kali hingga Anda sulit mengetahui sepertia apa ia yang sebenarnya.
6. Jangan paksa orang tersebut untuk berhenti minum

Gambar berjudul Help an Alcoholic Stop Drinking Step 6

Kecanduan alkohol adalah penyakit yang kompleks, sehingga memaksa atau mempermalukan orang tersebut untuk berhenti minum kemungkinan tidak akan berhasil. Selain itu, hal tersebut bisa memicu orang tersebut untuk semakin sering minum.
  • Anda perlu memahami kalau Anda tidak bisa menghentikan kebiasaan minum orang tersebut dari. Namun Anda bisa menyarankan dan membantu orang tersebut untuk mencari bantuan.
  • Hal ini tentu tidak berarti Anda harus membantunya mendapatkan alkohol, atau membenarkan perbuatannya.