Resep Minuman Tradisional Korea yang Bernama Omija Hwachae

Resep Minuman Tradisional Korea yang Bernama Omija Hwachae

Resep Minuman Tradisional Korea yang Bernama Omija Hwachae – Korea Selatan merupakan salah satu negara di Asia Timur yang namanya sudah mulai dikenal dunia secara luas dengan KPop wave-nya. Tak hanya populer dengan aneka olahan makanan dan budayanya, Korea juga memiliki minuman yang tak kalah autentik dan lezat.

Minuman-minuman khas Korea Selatan tersebut kemudian menjadi bagian dari masyarakat lokal di sana, sekaligus untuk menarik hati masyarakat. Omija hwachae adalah minuman tradisional asal Korea Selatan yang terbuat dari salah satu jenis beri bernama omija. Beri Omija dikenal punya gabungan lima rasa sekaligus, yaitu rasa manis, asin, asam, pahit, dan pedas, yang menjadikan rasanya khas. Omija telah dikenal dan digunakan dalam pengobatan masyarakat Korea sejak masa lampau.

Kandungan di dalam minuman ini dipercaya bermanfaat sebagai obat penyakit diabetes, kolesterol, kanker, hingga alzheimer. Selain itu, omija hwachae juga berfungsi untuk menyehatkan kulit, lho. Jika tertarik menikmati minuman dengan rasa yang unik, maka kamu wajib coba minuman yang satu ini. Sifatnya yang menyegarkan dan mendinginkan tubuh cocok dikonsumsi di saat cuaca panas.

1. Bahan-bahan omija hwachae
Resep Omija Hwachae, Minuman Tradisional Korea yang Segar dan Sehat 

Sebelum membuatnya, pastikan kamu sudah menyediakan sederet bahan berikut ini, ya!

  • 28 gram omija kering
  • 6 gelas air dingin
  • 1/2 cangkir madu
  • 1 1/2 gelas es batu
  • 1 buah pir
  • 2 sdm cacahan kacang tanah

Bahan jeli:

  • 1 gelas air
  • 2 1/2 sdm tepung kacang hijau
  • 1/4 sdt garam
2. Rendam omija dan air
Resep Omija Hwachae, Minuman Tradisional Korea yang Segar dan Sehat 

Siapkan stoples kaca, masukkan air dan omija kering ke dalam stoples. Tutup dan diamkam selama 24 jam. Setelah didiamkan selama sehari penuh, saring air rendaman ke dalam mangkuk.

Tambahkan madu, lalu aduk hingga rata. Pastikan madu benar-benar larut, ya. Jika sudah, letakkan di air rendaman yang telah dicampur madu tersebut di dalam kulkas.

3. Masak jeli
Resep Omija Hwachae, Minuman Tradisional Korea yang Segar dan Sehat 

Sediakan panci kecil, lalu masukkan tepung kacang hijau, garam, dan air ke dalamnya. Aduk semua bahan hingga tercampur rata. Masak di atas kompor selama 4-5 menit.

Terus aduk sampai cairan menggelembung dan memadat dan membentuk jeli bening. Jika sudah, angkat lalu tuang jeli ke dalam wadah. Tunggu 2 hingga 3 jam sampai jeli dingin dan bentuknya benar-benar kokoh dan padat.

4. Siapkan isian lainnya
Resep Omija Hwachae, Minuman Tradisional Korea yang Segar dan Sehat 

Omija hwachae biasanya disajikan bersama buah-buahan bertekstur renyah sebagai isian. Resep kali ini akan menambahkan buah pir segar sebagai pilihan isian.

Kupas kulit pir. Iris pir setebal 1/2 cm, lalu potong irisan pir menjadi potongan-potongan kecil. Supaya semakin segar saat diminum, kamu juga bisa menambahkan es batu.

5. Sajikan selagi dingin
Resep Omija Hwachae, Minuman Tradisional Korea yang Segar dan Sehat 

Keluarkan jeli dari wadah. Ambil pisau, kemudian potong-potong jeli membentuk kubus kecil. Siapkan mangkuk untuk menyajikan minuman. Masukkan satu gelas sari buah omija ke dalam mangkuk.

Kemudian letakkan 5 iris buah pir, 4 sendok jeli, dan es batu secukupnya. Aduk perlahan dan taburi satu sendok makan kacang di atasnya. TadaOmija hwachae pun siap dinikmati.

Minumlah selagi dingin dengan ditemani kudapan manis agar rasanya makin nikmat. Cara membuat minuman tradisional khas Korea Selatan ini cukup mudah, bukan? Tunggu apalagi? Yuk, langsung coba buat sendiri di rumah!

Minuman Korea (한국음료) adalah minuman khas rakyat Korea. Jenis-jenis minuman ini dibagi menjadi 2 buah kategori, minuman dan minuman keras. Minuman tradisional diistilahkan dengan eumcheongryu dan minuman keras dinamakan ju atau sul. Minuman tradisional sejak zaman kuno memiliki ragam yang luas dari jenis, tipe dan cara pembuatannya.

Minuman tradisional Korea diklasfikiasikan menjadi cha (teh), tang (rebusan), hwachae (sari buah dengan madu), milsu (sari madu), sikhye (sari beras manis), sujeonggwa (sari buah kesemek kering), jangsu (larutan tepung biji-bijian), galsu (minuman pelepas dahaga), suksu (sari kerak nasi), jeup (sari buah) dan susu.