Produsen Bir Bintang Bagikan Dividen Rp475 per Saham

Produsen Bir Bintang Bagikan Dividen Rp475 per Saham

Produsen Bir Bintang Bagikan Dividen Rp475 per SahamBir Bintang adalah merek bir produksi Multi Bintang Indonesia, anak perusahaan Heineken di Indonesia. Bir Bintang dikenal di beberapa negara seperti Belanda dan Jepang sebagai bir Indonesia.

Produsen Bir Bintang, PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MBLI) membagikan dividen perusahaan sebesar Rp475 per saham kepada para pemegang saham perusahaan. Pembagian dividen ini didasarkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Selasa (20/4/2021).

Presiden Direktur Multi Bintang Indonesia, René Sánchez Valle, mengatakan bahwa akibat pandemik COVID-19 ini terjadi penurunan pendapatan MLBI sebesar 47 persen dari Rp3,71 triliun pada 2019 menjadi Rp1,985 triliun pada 2020. Selain itu, pada akhir 2020 MBLI membukukan penurunan laba bersih sebesar 76 persen, dari Rp1,206 triliun pada 2019 menjadi Rp286 miliar pada 2020.

“Sektor hospitality adalah salah satu yang merasakan dampak paling berat akibat pembatasan seperti physical distancing, dan hingga saat ini pun Indonesia masih menutup pintu bagi para wisatawan asing. Ini juga telah Club388 Indonesia menyebabkan penurunan pendapatan yang signifikan di Bali, yang merupakan salah satu area utama kami,” kata René dalam keterangan tertulisnya.

1. MLBI gerak cepat susun strategi
Produsen Bir Bintang Bagikan Dividen Rp475 per Saham

Untuk mengatasi dampak pandemik bagi perusahaan, René mengatakan kini MBLI bergerak cepat dengan mengevaluasi kembali berbagai prioritas dan menyusun rangka strategi baru untuk menghadapi krisis, yang menempatkan para karyawan sebagai fokus utama.

“Kami memastikan perusahaan dengan cepat mengambil berbagai langkah inovatif serta memanfaatkan teknologi, yang diiringi dengan implementasi protokol pencegahan COVID-19 yang ketat di semua lokasi kerja Multi Bintang, yang kemudian memungkinkan para karyawan bekerja dengan aman dan produktif, baik di lokasi kerja biasa maupun di rumah,” ujarnya.

2. MBLI yakin akan perbaikan di tahun ini

Dengan strategi baru yang sudah mulai diterapkan perusahan sejak awal pandemik pada kuartal pertama 2020, Rene yakin telah membantu mendorong perbaikan kinerja yang signifikan pada kuartal terakhir 2020, jika dibandingkan dengan kuartal-kuartal sebelumnya.

“Kami optimis pergerakan ini akan terus berlanjut pada tahun berikutnya–kami yakin berbagai inisiatif yang telah kami lakukan pada 2020 akan terus mendorong pemulihan pada 2021,” jelas René.

3. Penunjukkan komisaris baru
Produsen Bir Bintang Bagikan Dividen Rp475 per Saham

Selain pengumuman laporan keuangan perusahaan, MBLI juga mengumumkan penunjukan Jan Paul Boon dan Celso Marciniuk sebagai Komisaris Perusahaan, menggantikan Nicolaas Adrianus Vervelde yang akan pensiun serta Bartholomeus A.C. van den Huijsen yang telah ditugaskan untuk menempati posisi baru di kantor pusat HEINEKEN di Amsterdam.

Celso Marciniuk saat ini adalah Senior Director of Finance untuk HEINEKEN Asia Pacific Pte Ltd di Singapura. Sebelum itu, ia menjabat sebagai Chief Financial Officer dan Head of Procurement & IT di HEINEKEN Brasil. Ia juga pernah ditunjuk sebagai Integration Co-Leader dan Taskforce Leader saat proses akuisisi bisnis bir Femsa di Brasil oleh HEINEKEN pada 2010.

Sementara Jan Paul Boon bergabung dengan HEINEKEN pada 1997 dan sejak saat itu telah menempati beberapa posisi manajerial di Supply Chain HEINEKEN, termasuk di Pulau Réunion dan Republik Demokratik Kongo. Sebelumnya ia adalah Brewing and Operation Director di HEINEKEN Prancis, Italia, dan Swiss pada 2014-2016, dan saat ini menempati posisi sebagai Senior Director of Supply Chain untuk HEINEKEN Asia Pacific Pte Ltd di Singapura.