Inilah Efek Minuman bersoda bagi kesehatan Tubuh

Inilah Efek Minuman bersoda bagi kesehatan Tubuh

Inilah Efek Minuman bersoda bagi kesehatan Tubuh – Air soda atau air berkarbonasi (Inggris: carbonated water, club soda, soda water, atau sparkling water) adalah air yang dikarbonasikan dan dibuat bersifat efervesen dengan penambahan gas karbon dioksida di bawah tekanan. Minuman dengan kandungan gas karbon dioksida ini disebut sebagai minuman berkarbonasi. Kandungan karbon dioksida di dalamnya, membuat minuman ini memiliki ciri khas berupa gelembung-gelembung air yang menempel di dinding wadahnya.

Di pasaran, kita mengenal berbagai olahan minuman berkarbonasi dalam produk air mineral maupun minuman bersoda. Namun sayangnya, karena popularitas minuman bersoda, tidak banyak yang menyadari perbedaan mendasar minuman bersoda dan minuman berkarbonasi.

Efek minuman berkarbonasi dan minuman bersoda pada kesehatan Minuman berkarbonasi dipercaya bisa meredakan nyeri ulu hati akibat asam lambung. Dilansir dari Daftar IDN Poker Karena kandungannya, baik minuman berkarbonasi dan minuman bersoda memiliki dampak yang berbeda, termasuk pada kesehatan gigi, tulang, berat badan,pencernaan, gula darah, dan otak.

1. Gigi

9 Langkah Mudah Jaga Gigi dan Mulut Tetap Sehat - Gaya Tempo.co

Sebuah riset menyebutkan kandungan asam sitrat, karbon dioksida dan gula dalam minuman bersoda dapat menimbulkan kerusakan pada gigi. Asam dan gula dalam minuman bersoda disebut dapat merusak enamel gigi. Sementara itu, minuman berkarbonasi yang tanpa gula tidak terbukti dapat merusak gigi.

2. Tulang

Biologi - Rangka Manusia - Pahamify | Teman Persiapan UTBK

Minuman berkarbonasi tidak memengaruhi kesehatan tulang. Sementara itu, minuman bersoda dengan kandungan asam sitrat, dan cola yang mengandung banyak fosfor dan menurunkan kadar kalsium sehingga berisiko memiliki kepadatan mineral tulang yang lebih rendah.

3. Berat badan

Menghitung Berat Badan Ideal Serta Cara Efektif Menjaganya

Sebuah riset menyebutkan minuman berkarbonasi dapat menyebabkan rasa kenyang lebih lama ketimbang minuman biasa. Namun, minuman bersoda dengan kandungan gula dapat menyebabkan rasa lapar akibat meningkatnya hormon rasa lapar yang disebut ghrelin. Selain kandungan gula yang dapat meningkatkan kadar lemak jahat, rasa lapar berkepanjangan bisa meningkatkan risiko mengalami obesitas, akibat tidak bisa menahan diri dalam mengonsumsi makanan.

4. Pencernaan

Sistem Pencernaan Manusia Bukan Hanya Usus dan Lambung, Apa Saja?

Asam lemak yang terdapat dalam minuman berkarbonasi dapat merangsang reseptor saraf di mulut. Selain itu, sejumlah riset juga menyebut minuman berkarbonasi dapat membantu melancarkan pencernaan.Minuman berkarbonasi juga memiliki ph yang sedikit asam meskipun tidak sampai mengganggu keseimbangan ph tubuh. Namun, tingkat keasaman ini juga dapat berfungsi meningkatkan aktivitas lambung.Saat aktivitas lambung meningkat, tanpa harus mengganggu fungsi organ lambung, minuman berkarbonasi membantu meredakan nyeri ulu hati akibat asam lambung.Sebaliknya, kandungan fosfor dalam minuman bersoda dapat mengikat zat kalsium, magnesium, serta seng yang ada di dalam usus halus. Asam fosfor yang mengikat ketiga zat penting tersebut kemudian akan terbuang begitu saja, saat Anda buang air kecil. Hal ini menyebabkan tubuh mengalami gangguan pencernaan dan masalah penyerapan gizi.Dampak buruk lain minuman bersoda pada pencernaan yaitu tingginya kandungan gula yang mengganggu penyerapan air di dalam ginjal.

5. Gula darah

Berapa Kadar Gula Darah Normal pada Tubuh? - Alodokter

Kandungan gula dan pemanis buatan dalam minuman bersoda juga menyebabkan peningkatan gula darah yang bisa memicu diabetes dan tekanan darah tinggi, serta berbagai penyakit, seperti stroke dan jantung. Tak hanya itu, kandungan asam nitrat dan pemanis buatan dalam minuman bersoda juga dapat meningkatkan risiko peradangan.Sementara itu, minuman berkarbonasi polos seperti air mineral tidak memiliki efek negatif pada gula darah dan tekanan darah.

6. Otak

Covid-19 Berdampak pada Otak, Seperti apa? - Gaya Tempo.co

Kandungan fenilalanin dalam asparatame, pemanis buatan yang banyak ditemukan dalam minuman bersoda juga dapat menyebabkan kerusakan otak.