Buat Penasaran Inilah Bir yang Terbuat dari Ampas Tahu

Buat Penasaran Inilah Bir yang Terbuat dari Ampas Tahu

Buat Penasaran Inilah Bir yang Terbuat dari Ampas Tahu – Bir adalah segala minuman beralkohol yang diproduksi melalui proses fermentasi bahan berpati tanpa melalui proses penyulingan setelah fermentasi. Bir menjadi minuman favorit bagi sebagian orang. Biasanya dikonsumsi ketika bersantai malam hari dan nongkrong bersama teman-teman. Salah satu minuman beralkohol tertua ini paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Bir menempati urutan ketiga minuman terpopuler di dunia setelah air putih dan teh.

Selama ini yang kita tahu, bir terbuat dari tiga bahan yaitu barley, bunga hops, dan ragi. Pembuatannya dilakukan melalui Live22 Indonesia berbagai proses fermentasi, sehingga menghasilkan beberapa enzim tertentu.

Enzim adalah biomolekul berupa protein yang berfungsi sebagai katalis (senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi) dalam suatu reaksi kimia organik. Enzim inilah yang mengubah pati menjadi gula. Namun, ternyata bukan hanya tiga bahan itu saja yang bisa dibuat menjadi bir lho. Tahu juga bisa dibikin bir!

1. Sachi, bir berbahan dasar tahu

Kamu mungkin gak pernah kepikiran, bagaimana bisa tahu dibuat menjadi bir? Tetapi ide gila ini diwujudkan Profesor Lui Shao Quan dan mahasiswa PhD-nya, Chua Jian Yong dari NUS Faculty of Science.

Fermentasi alkoholik menjadi metode alternatif untuk mengubah air dadih tahu menjadi produk minuman yang bisa dikonsumsi langsung. Untuk menghasilkan bir tahu ini, keduanya mencampurkan gula, asam, dan ragi tahu. Ketiga bahan ini diperamĀ agar berfermentasi. Setelah tiga pekan, Sachi bisa langsung dikonsumsi.

2. Memanfaatkan air ampas tahu agar lebih berguna

Ide awal pembuatan Sachi berawal dari ketertarikan Prof Lui dan Chua saat melihat air ampas tahu yang biasanya terbuang begitu saja. Setelah berbagai percobaan, akhirnya keduanya menggunakan teknik fermentasi yang berhasil menjadi solusi zero-waste dari ampas produksi tahu ini.

“Terkait meningkatnya perubahan gaya hidup vegetarian, akhirnya produksi tahu pun berlipat ganda. Akibatnya, jumlah air dadih tahu pun meningkat,” ujar Liu.

3. Bagaimana dengan rasa bir tahu ini?

Meski dibuat dari air ampas produksi tahu, rasa Sachi ternyata gak kalah enak dengan bir lain lho. Komposisi air dadih tahu melalui proses biotransformasi mengubah aroma kuat kedelai menjadi lebih manis, sedikit fruity dengan floral notes.

Kandungan alkohol Sachi ini sekitar tujuh sampai delapan persen. Hmmm, lumayan bisa bikin mabuk dalam takaran tertentu. Tim produksi Sachi berencana akan menggandeng partner dari industri untuk membawa produksinya menjadi lebih besar dan bisa dipasarkan secara luas.

Kamu sudah pernah cobain belum? Kalau kamu penggemar bir, bisa dicoba nih. Apalagi bahannya lebih sehat.