Beberapa Jenis Bunga Favorit yang Dapat Diseduh Menjadi Teh

Beberapa Jenis Bunga Favorit yang Dapat Diseduh Menjadi Teh

Beberapa Jenis Bunga Favorit yang Dapat Diseduh Menjadi Teh – Teh berbunga atau teh mekar terdiri dari seikat daun teh kering yang dililitkan di sekitar satu atau lebih bunga kering. Ini dibuat dengan mengikat daun teh dan bunga menjadi sebuah umbi, lalu mengeringkannya. Beberapa tahun belakangan, edible flower sangat ramai dibicarakan.

Bunga yang biasanya hanya jadi penghias kebun, ternyata dapat dikonsumsi sebagai makanan. Tak hanya diolah sebagai makanan, beberapa bunga juga dinikmati sebagai minuman, seperti teh. Bunga yang digunakan sebaiknya berasal dari perkebunan organik agar lebih aman untuk dikonsumsi.

Pembuatan teh biasanya menggunakan bunga yang telah dikeringkan. Namun, ada juga bunga yang dapat langsung digunakan sesaat setelah pemetikan. Penasaran bunga apa saja yang dapat diolah menjadi teh?

1. Teh bunga mawar
5 Jenis Teh dari Bunga Paling Populer, Aromanya Menenangkan

Digemari sebagai bunga potong, ternyata bunga mawar dapat dikonsumsi sebagai teh. Untuk membuatnya, cukup menyeduh kelopak dan kuncup bunga dengan air panas. Saring hasil seduhan, lalu teh mawar siap dikonsumsi dengan tambahan madu atau gula.

Bunga mawar memiliki banyak spesies yang berbeda, tiap-tiap jenis menghasilkan rasa teh berbeda. Sebagian cenderung manis, namun ada pula yang pahit. Selain rasanya, teh mawar populer karena mengandung antioksidan yang dapat mengurangi risiko kanker.

2. Teh bunga krisan
5 Jenis Teh dari Bunga Paling Populer, Aromanya Menenangkan

Teh bunga krisan sudah lama digunakan sebagai obat tradisional di China. Bahkan, bunga krisan dikenal sebagai obat pertama pada masa Dinasti Song pada 960-1279.

Bunga dengan segudang manfaat ini dikenal sebagai obat untuk mengatasi demam dan pilek. Sayangnya, teh krisan tak boleh dikonsumsi sembarangan. Ada beberapa orang yang alergi terhadap bunga ini. Perlu konsultasi terlebih dahulu jika ingin meminum teh ini.

3. Teh bunga chamomile
5 Jenis Teh dari Bunga Paling Populer, Aromanya Menenangkan

Kelopak putih dengan bagian tengah berwarna kuning jadi ciri bunga chamomile. Bunga ini sering digunakan dalam bahan pembuatan kosmetik. Salah satu produk yang sering menggunakan chamomile adalh minyak telon bayi.

Selain digunakan sebagai kosmetik, chamomile juga dimanfaatkan dalam bidang kesehatan yang dijadikan dalam bentuk tehTeh ini mengandung flavonoid yang dapat menangkal radikal bebas. Meminum teh chamomile dengan rutin juga dapat mengatasi insomnia dan memberikan efek yang menenangkan tubuh, lho.

4. Teh bunga telang
5 Jenis Teh dari Bunga Paling Populer, Aromanya Menenangkan

Cukup jarang ditemukan minuman alami dengan nuansa warna biru, sering kali minuman berwarna biru dikaitkan dengan pewarna buatan. Namun ternyata, ada bunga warna biru alami, yaitu bunga telang.

Bunga ini dapat langsung dijadikan teh dengan menyeduh kelopak yang baru dipetik. Beberapa orang juga memilih untuk mengeringkannya agar dapat disimpan lebih lama.

Rasa dari bunga ini sedikit hambar. Biasanya, teh biru ini disajikan dengan tambahan madu. Jika ingin lebih segar, tambahkan beberapa tetes jeruk nipis. Uniknya, teh berwarna biru ini akan menjadi ungu jika dicampur dengan jeruk.

5. Teh bunga hibiscus
5 Jenis Teh dari Bunga Paling Populer, Aromanya Menenangkan

Tekanan darah tinggi, kolesterol, dan gula darah berlebih merupakan penyakit yang cukup banyak diderita masyarakat Indonesia. Salah satu minuman yang dapat dikonsumsi untuk meringankan penyakit tersebut adalah teh hibiscus.

Teh hibiscus tidak mengandung kafein, siapa pun dapat tetap menikmati minuman ini tanpa khawatir efek berlebih. Namun, bagi yang memiliki riwayat penyakit dan sedang mengkonsumsi obat tertentu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.

Selain rasa yang unik, ternyata teh dari bunga juga memiliki banyak manfaat luar biasa, lho. Teh dari bunga jenis mana yang ingin kamu nikmati terlebih dahulu?

Saat direndam, bundel mengembang dan membentang dalam proses yang meniru bunga yang mekar, dan bunga di dalamnya muncul sebagai bagian tengah. Biasanya mereka bersumber dari provinsi Yunnan di Cina. Bunga yang biasa digunakan dalam teh berbunga termasukglobe amaranth, krisan,  melati, lily, kembang sepatu, dan osmanthus. 

Teh berbunga dalam bentuknya yang sekarang dikembangkan di Cina pada tahun 1980-an, dan pertama kali menjadi populer di negara-negara Barat pada awal tahun 2000-an. Beberapa sumber menyatakan bahwa konsep umum daun teh yang dibundel sudah berusia beberapa abad. 

Teh berbunga umumnya disajikan dalam wadah yang terbuat dari kaca atau bahan transparan serupa sehingga efek berbunga dapat terlihat. Bungkusan biasanya dapat digunakan kembali dua atau tiga kali tanpa membuat teh menjadi pahit.