Beberapa Jenis Bir Halal yang Wajib Kamu Cobain Lho

Beberapa Jenis Bir Halal yang Wajib Kamu Cobain Lho

Beberapa Jenis Bir Halal yang Wajib Kamu Cobain Lho – Bir adalah segala minuman beralkohol yang diproduksi melalui proses fermentasi bahan berpati tanpa melalui proses penyulingan setelah fermentasi. Bir memang menjadi hal tabu untuk diminum secara terang-terangan, karena sering disalahgunakan dan dianggap “haram”.

Bir merupakan minuman beralkohol yang paling banyak dikonsumsi di dunia dan kemungkinan yang tertua. Sebenarnya, banyak manfaat yang bisa kita dapatkan. Di antaranya seperti vitamin B dan zat besi yang ampuh mengurangi letih, lesu hingga pigmentasi.

Sayangnya, bir mengandung alkohol yang memabukkan, sehingga tak semua orang bisa mengkonsumsinya. Jangan sedih, Dilansir dari download aplikasi poker idn ternyata ada beberapa jenis bir yang tidak memabukkan dan halal lho. Wah, apa saja ya?

1. Bir Pletok
Kata Siapa Bir Haram? Ini 6 Bir Halal yang Harus Kamu Coba!

Bir pletok adalah minuman khas Betawi yang dibuat dari campuran beberapa rempah, yaitu jahe, daun pandan wangi, dan serai. Minuman tradisional ini dikenal di kalangan etnis Betawi. Tak hanya mampu menghangatkan badan, bir pletok bisa memperlancar peredaran darah.

Bir ini halal karena menggunakan rempah-rempah yakni jahe, daun pandan wangi, dan serai. Untuk menambah aroma dan warna, biasanya ditambahkan kayu secang.

2. Bir Jawa
Kata Siapa Bir Haram? Ini 6 Bir Halal yang Harus Kamu Coba!

Bir Jawa adalah sebutan untuk minuman khas Yogyakarta, terbuat dari beragam rempah. Dilihat dari rupanya, sekilas bir jawa mirip seperti bir beralkohol. Campuran rempah-rempah yang digunakan yakni bunga cengkeh, kayu manis, serutan kayu secang, jahe, kapulaga, daun serai, daun pandan, jeruk nipis, dan gula pasir atau gula batu.

3. Night Orient
Kata Siapa Bir Haram? Ini 6 Bir Halal yang Harus Kamu Coba!

Kamu sekarang bisa mencoba wine tanpa takut alkohol, lho! Night Orient menghadirkan produk wine tanpa alkohol yang populer di  Uni Emirat Arab (UEA), Saudi Arabia, Kuwait dan sekitarnya. Minuman ini mulai dikenalkan kepada publik dalam Malaysian International Halal Showcase (MIHAS) 2015.

Rasanya begitu nikmat dan hampir mirip wine yang mengandung alkohol. Night Orient sukses mengantongi berbagai macam penghargaan seperti Superior Taste Award. Tak perlu takut, Night Orient juga mendapatkan label halal dari Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM).

4. Barbican
Kata Siapa Bir Haram? Ini 6 Bir Halal yang Harus Kamu Coba!

Barbican merupakan minuman malt yang berarti terbuat dari kecambah biji-bijian serealia yang telah diolah dengan cara dikeringkan. Barbican merupakan minuman malt yang berarti terbuat dari kecambah biji-bijian serealia yang telah dikeringkan.

Barbican ini merupakan salah satu produk khas yang menggambarkan karakteristik jiwa muda di UEA. Barbican tersedia dalam botol kaca dan kaleng aluminium dalam berbagai rasa seperti lemon, raspberry, dan lain-lain.

5. Bir Taybeeh
Kata Siapa Bir Haram? Ini 6 Bir Halal yang Harus Kamu Coba!

Palestina dengan mayoritas warganya muslim juga memiliki produk bir yang halal. Taybeeh sendiri diambil dari sebuah nama tempat yang terletak di wilayah barat. Dibangun pada pertengahan 1994, pada saat konflik Palestina dan Israel sedikit mereda.

Pencetus pertama berdirinya Taybeeh Beer adalah Nadim Khoury yang telah meninggalkan desanya dan tinggal di Amerika. Taybeeh beer ini dipasarkan 3 jenis yakni taybeeh golden, dark, dan light. Bir halal ini dapat dijumpai di beberapa tempat di Palestina dan Israel.

6. Coffee Beer
Kata Siapa Bir Haram? Ini 6 Bir Halal yang Harus Kamu Coba!

Coffee Beer merupakan minuman segar perpaduan kopi, karamel, dan soda. Minuman dari ekstrak biji kopi asli dikombinasikan dengan soda atau berkarbonasi. Coffee Beer merupakan minuman segar perpaduan kopi, karamel, dan soda. Minuman dari ekstrak biji kopi asli dengan soda atau berkarbonasi, yang biasa disebut dengan Italian Coffee Soda.

Gimana, sekarang kamu bisa melepas rasa penasaran untuk mencoba nikmatnya bir dan wine. Kamu sudah pernah cobain, yang mana saja, nih?