Beberapa Fakta Unik Minuman Soju Khas Korea yang Mendunia

Beberapa Fakta Unik Minuman Soju Khas Korea yang Mendunia

Beberapa Fakta Unik Minuman Soju Khas Korea yang Mendunia – Soju adalah  minuman distilasi asal Korea. Sebagian besar merek soju diproduksi di Korea Selatan. Walaupun bahan baku soju tradisional adalah beras, sebagian besar produsen soju memakai bahan tambahan atau bahan pengganti beras seperti kentang, gandum, jelai, ubi jalar, atau tapioka  (dangmil).

Minuman ini bening tidak berwarna dengan kadar alkohol yang berbeda-beda, mulai dari 20% hingga 45% alkohol berdasarkan volume (ABV). Kadar alkohol yang paling umum untuk soju adalah 20% ABV. Soju adalah minuman bir yang sangat populer di Korea, terutama Korea Selatan.

Hampir setiap restoran di Korea pasti menyediakan apk idn poker Soju sebagai minuman penghangat, terutama di kala cuaca dingin. Minuman beralkohol ini tidak berwarna alias bening, dan sebaiknya tidak kamu minum jika kamu memang pantang atau dilarang meminum alkohol.

1. Ada sejarah panjang tentang asal mula pembuatan Soju
5 Fakta Soju, Minuman Beralkohol Asal Korea yang Mendunia

Korea dizaman tradisional dulu, membuat Soju dengan bahan baku beras. Namun setelahnya Soju diolah dan dibuat dari bahan-bahan yang lebih umum seperti ubi dan gandum. Laman majalah online Town and Country Mag menuliskan bahwa antara 1960 sampai 1990-an keberadaan beras semakin langka karena diprioritaskan untuk makanan pokok orang Korea.

Kelangkaan beras itulah yang membuat produsen Soju mengubah bahan baku yang awalnya dari beras menjadi gandum dan ubi. Namun, saat ini karena pasokan beras melimpah, maka soju-soju modern sudah banyak yang dibuat dari beras kembali.

2. Kadar alkohol dalam minuman Soju
5 Fakta Soju, Minuman Beralkohol Asal Korea yang Mendunia

Minuman khas Korea yang satu ini cukup unik, sebab ternyata memiliki tingkat klasifikasi alkohol yang berbeda-beda. Soju tradisional memiliki kadar alkohol cukup tinggi, yakni mencapai 40 persen ABV (Alcohol by Volume).

Namun, Soju tradisional hanya bisa didapatkan di produsen-produsen tertentu. Penjualannya juga hanya terbatas pada toko-toko khusus atau tempat hiburan yang ditunjuk khusus bisa menjual Soju tradisional ini.

Sedangkan Soju modern yang biasanya dikemas dalam botol hijau, kadar alkoholnya sekitar 19-25 persen ABV. Pada 2015 silam diproduksi Soju rasa buah dengan kadar alkohol lebih rendah, yakni 16 persen ABV. Jadi bila disimpulkan seperti ini:

  • Soju botol hijau rasa buah berkadar 16 persen ABV
  • Soju botol hijau biasa berkadar sekitar 22 persen ABV
  • Soju tradisional (Bukan botol hijau) berkadar 40 persen ABV
3. Soju termasuk salah satu minuman paling laris di Korea dan dunia
5 Fakta Soju, Minuman Beralkohol Asal Korea yang Mendunia

Soju bukan hanya laris manis di Korea saja, melainkan juga dipasar global. The Korea Times melaporkan bahwa sejak 2010 Soju mulai booming sebagai komoditas ekspor Korea. Beberapa negara tujuan ekspor adalah Kanada, Tiongkok, Australia, Jepang, Vietnam, Malaysia, Kamboja, Eropa, dan juga Indonesia.

Dari tahun ke tahun pun permintaan global akan minuman Soju juga merangkak naik. Tahun 2018 lalu saja Hite Jinro, salah satu produsen Soju terbesar telah membukukan ekspor Soju sebesar 53,84 juta US Dollar atau sekitar Rp760 miliar.

4. Apa bedanya dengan Sake Jepang?
5 Fakta Soju, Minuman Beralkohol Asal Korea yang Mendunia

Soju dan Sake sama-sama minuman keras yang sangat terkenal dan berasal dari Asia. Sama-sama beralkohol namun ternyata sangat berbeda, baik dari segi rasa, maupun dari cara pembuatan.

Soju akan lebih enak jika dibuat pada iklim yang cenderung hangat, sedangkan Sake lebih baik diproduksi di iklim yang dingin. Meskipun sama-sama terbuat dari beras, namun aroma Sake tercium lebih lembut daripada Soju.

5. Meskipun termasuk laris di dunia, namun tidak di Amerika
5 Fakta Soju, Minuman Beralkohol Asal Korea yang Mendunia

Bagaimanapun, Amerika memiliki jenis minumannya sendiri. Ada banyak merek Wine dan minuman keras lainnya di negeri Paman Sam tersebut, membuat penjualan Soju kalah populer. Namun saat ini ternyata pasar Soju di Amerika sudah mulai ada dan terbentuk.

Restoran-restoran Korea di Amerika yang mengenalkan Soju ke masyarakat Amerika secara luas. Kini telah banyak dijual Soju di sana, meskipun penjualannya jelas tak sebanding jika di compare dengan Whiskey dan Wine lainnya yang sudah lebih dulu berjaya di Paman Sam.

Soju banyak dibuat di kota-kota tempat tentara Mongol menetap, misalnya di kota-kota seperti Andong, Kaesong, dan Jeju. Kota Andong hingga kini dikenal sebagai pusat produksi soju tradisional. Dibandingkan makgeolli, soju memiliki kadar alkohol yang tinggi. Dulunya soju adalah minuman mahal sehingga hanya bisa dikonsumsi kalangan tertentu.