Beberapa Cara Manjur Untuk Mengurangi Efek Samping Dari Kopi

Beberapa Cara Manjur Untuk Mengurangi Efek Samping Dari Kopi

Beberapa Cara Manjur Untuk Mengurangi Efek Samping Dari Kopi – Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk.Kopi merupakan salah satu komoditas di dunia yang di budidayakan lebih dari 50 negara. Dua spesies pohon kopi yang dikenal secara umum yaitu Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Kopi Arabika (Coffea arabica).

Kopi merupakan stimulan yang diandalkan banyak orang setiap harinya untuk membantu tetap terjaga dan fokus. Namun, bagi individu yang tidak terbiasa minum kopi atau mengonsumsinya terlalu banyak, ini dapat menyebabkan efek samping seperti sulit tidur, jantung berdebar, gugup, dan sebagainya.

Efek kafein dari kopi dapat bertahan selama beberapa jam. Namun, jika kamu terlanjur merasakan efek samping ini, kamu mungkin bertanya-tanya, adakah sesuatu yang bisa dilakukan untuk mengurangi efek samping setelah minum kopi? Jawabannya, ini mungkin saja.

1. Segera berhenti minum kopi setelah merasakan efek sampingnya
7 Cara Ampuh Mengurangi Efek Samping Setelah Minum Kopi, Simak!

Saat kamu merasakan gejala tidak nyaman akibat minum kopi, segera hentikan konsumsi kopi atau minuman yang mengandung kafein lainnya. Selain kopi, makanan dan minuman lain yang juga mengandung kafein termasuk teh, minuman berenergi, soda, dan cokelat hitam.

Efek stimulasi kafein umumnya terasa 45 menit setelah asupan pertama dan dapat bertahan 3-5 jam. Semakin cepat kamu berhenti mengonsumsi kafein, semakin cepat pula efek samping ini hilang dengan sendirinya.

2. Tingkatkan hidrasi
7 Cara Ampuh Mengurangi Efek Samping Setelah Minum Kopi, Simak!

Konsumsi terlalu banyak kopi dapat menyebabkan dehidrasi. Ini karena kopi bersifat sebagai diuretik alami sekaligus merupakan stimulan kandung kemih. Artinya, kamu akan kehilangan lebih banyak cairan setelah minum kopi, kecuali kamu minum cukup air untuk rehidrasi.

Salah satu cara mengetahui apakah kopi membuat kamu mengalami dehidrasi adalah dengan mengamati warna urine. Semakin gelap warnanya, maka semakin parah dehidrasi yang kamu alami.

Selain itu, terlalu banyak kopi juga bisa menyebabkan bibir kering. Jadi, untuk mengelola efek samping ini, kamu perlu meningkatkan hidrasi dengan minum lebih banyak air, makan makanan yang menghidrasi, atau meningkatkan asupan makanan dan minuman yang mengandung elektrolit.

3. Olahraga
7 Cara Ampuh Mengurangi Efek Samping Setelah Minum Kopi, Simak!

Setelah meminum terlalu banyak kopi, kamu mungkin jadi sangat bertenaga dan tidak bisa duduk diam. Nah, berolahraga akan membantu memetabolisme kafein dan menyalurkan energi berlebihan akibat konsumsi kafein berlebih.

Cobalah melakukan peregangan, jalan cepat, atau lari cepat. Semua ini akan memperbaiki pikiran, tubuh, dan jiwa. Selain itu, olahraga juga akan membantu mengatasi migrain, salah satu efek samping kafein yang umum.

4. Makan secara cukup
7 Cara Ampuh Mengurangi Efek Samping Setelah Minum Kopi, Simak!

Minum kopi dan tidak makan dengan cukup dapat memperlambat tubuh menghilangkan efek kafein. Tubuh membutuhkan nutrisi untuk berfungsi dengan baik, jadi pastikan kamu cukup makan sebelum atau setelah minum kopi.

Pisang, jeruk, dan apel mudah dibawa saat bepergian untuk menemani kamu minum kopi. Kamu juga dapat mengonsumsi salad atau mentimun. Makanan ini tinggi kandungan air dan akan membuat kamu merasa segar.

5. Minum suplemen dan adaptogen
7 Cara Ampuh Mengurangi Efek Samping Setelah Minum Kopi, Simak!

Suplemen dan adaptogen, seperti L-theanineashwagandha, atau rhodiola  dapat membantu meredakan kecemasan dan kegelisahan yang disebabkan terlalu banyak asupan kafein. Karenanya, ada baiknya kamu menyediakan suplemen ini di rumah.

Untuk menghindari minum terlalu banyak kopi, kamu bisa menambahkan ashwagandha dan akar maca ke dalam cangkir pertama kopi yang kamu minum. Ashwagandha bisa mengurangi rasa lelah dan akar maca baik untuk energi. Jadi, harapannya ini membuat kamu tidak membutuhkan banyak kopi untuk meningkatkan energi.

6. Meditasi
7 Cara Ampuh Mengurangi Efek Samping Setelah Minum Kopi, Simak!

Bagi beberapa orang, efek stimulasi kopi menyebabkan perasaan cemas atau gelisah. Oleh sebab itu, sulit untuk menenangkan pikiran ketika kamu mengonsumsi terlalu banyak kopi. Nah, meluangkan waktu untuk melatih pernapasan atau meditasi dapat membantu mengurangi perasaan itu dan membuat kamu jadi lebih tenang.

Dengan pikiran yang jernih dan tenang, kamu akan bisa lebih fokus dan lebih produktif. Selain itu, kamu juga bisa melakukan meditasi sebelum melakukan aktivitas. Harapannya, ini membuat kamu lebih siap menghadapi hari dan mengurangi kebutuhanmu untuk minum kopi.

7. Minum teh herbal
7 Cara Ampuh Mengurangi Efek Samping Setelah Minum Kopi, Simak!

Saat kamu minum terlalu banyak kopi, teh herbal tanpa kafein, seperti kamomil, rooibos, dan kembang sepatu akan membuat kamu terhidrasi dan merasa lebih tenang. Namun, pastikan kamu tidak memilih teh berkafein.

Meminum teh herbal akan membantu menetralkan efek kafein pada tubuh. Teh herbal tanpa kafein juga memberikan beberapa manfaat kesehatan yang sangat baik, seperti meningkatkan pencernaan, melindungi sel, dan meredakan pilek. Belum lagi aspek terapeutik sebagai manfaat tambahan juga.

Jadi, saat kamu merasakan ketidaknyamanan sebagai efek samping dari minum kopi dan minuman berkafein lainnya, segera praktikkan cara-cara di atas untuk menyingkirkan efek sampingnya dengan segera. Juga, untuk menghindari semua efek samping ini, ada baiknya kamu tidak minum kopi secara berlebihan.

Pemrosesan kopi sebelum dapat diminum melalui proses panjang yaitu dari pemanenan biji kopi yang telah matang baik dengan cara mesin maupun dengan tangan  kemudian dilakukan pemrosesan biji kopi dan pengeringan sebelum menjadi kopi gelondong. Proses selanjutnya yaitu penyangraian dengan tingkat derajat yang bervariasi. Setelah penyangraian, biji kopi digiling atau dihaluskan menjadi bubuk kopi sebelum kopi dapat diminum.

Sejarah mencatat bahwa penemuan kopi sebagai minuman berkhasiat dan berenergi pertama kali ditemukan oleh Bangsa Etiopia di benua Afrika sekitar 3000 tahun (1000 SM) yang lalu. Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat.

Indonesia sendiri telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi per tahunnya. Di samping rasa dan aromanya yang menarik, kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, diabetes, batu empedu, dan berbagai penyakit jantung (kardiovaskuler).